Wednesday, May 11, 2016

Penulis Musti Kawin Sama Editor


Setiap makhluk di bumi ataupun hal apapun pasti memiliki pasangan. Lelaki dengan perempuan, sendok dan garpu, siang dan malam juga matahari dan bulan. Mereka saling melengkapi satu sama lain. Bagaimana dengan penulis?
Soulmate penulis adalah sang editor. Keduanya wajib saling bekerjasama dan melengkapi untuk menghasilkan naskah tulisan yang sempurna. Penulis adalah orang yang memilliki ide, gagasan dan kreativitas kemudian menuangkannya dalam sebuah tulisan menjadi sebuah buku. Sedangkan editor adalah orang yang memeriksa dan memperbaiki naskah buku yang disusun dan ditulis oleh penulis.
            Penulis dan editor memiliki posisi setara tidak seperti atasan dan bawahan. Maka keduanya harus saling menerima saran dan masukan ketika dalam proses editing naskah. Dalam hal ini pun tidak memandang usia atau popularitas. Bisa saja si penulis masih muda namun editor sudah tua. Ataupun sebaliknya si penulis sudah tua tapi editor masih muda.
Tidak pula melihat popularitas. Penulis terkenal jangan merasa malu jika tulisannya dikomentari oleh editor. Begitu pula editor jangan merasa segan ketika ada isi konten yang harus diperbaiki bahkan harus dihilangkan karena tidak relevan yang ditulis oleh penulis terkenal
            Namun adanya perubahan atau eleminasi beberapa tulisan  tersebut harus selalu didiskusikan oleh editor dan penulis sebelum melakukan tindakan. Bukan berarti tugas editor memperbaiki naskah lantas langsung merubah tanpa ada koordinasi dengan penulis. Hal ini pun akan menimbulkan masalah.
Maka antara editor dengan penulis harus memiliki kesepakatan dan komunikasi yang baik tentang judul dan isi konten juga hal lain yang berkaitan dengan buku yang sedang mereka garap selama proses editing naskah. Naskah yang keren tidak hanya butuh penulis hebat namun kerjasama dan komunikasi yang baik dengn sang editor

Jadi penulis musti kawin sama editor dalam mengolah naskahnya bukan kawin dalam arti sebenarnya. Sehingga editor dan penulis memiliki visi dan misi sama. Sehingga naskah buku yang dihasilkan menjadi sempurna karena ada hasil kerja sama dari dua bagian yang berbeda namun memiliki langkah dan pandangan yang sama untuk sebuah karya. 
Load disqus comments

0 comments