Showing posts with label Tips Menulis Buku. Show all posts
Showing posts with label Tips Menulis Buku. Show all posts

Wednesday, June 1, 2016

Struktur dan Ciri-Ciri Biografi

Ingin menuliskan kisah hidup tokoh yang kita kagumi?

Atau menuliskan cerita perjalanan orang tua atau sahabat kita yang memiliki kisah hidup menarik?
Sepertinya seru  bisa menuliskan kisah hidup orang yang kita kagumi atau sosok yang menjadi inspirasi kita. Karena ketika menulisnya kita akan menulis segala hal tentang tokoh biografi tersebut. Hal itu sudah pasti akan memberikan kita banyak sekali informasi positif dan ilmu yang bermanfaat dari perjalanan hidupnya yang bisa kita jadikan sebagai suri tauladan.

Biografi adalah menuliskan kisah perjalanan hidup seseorang  yang memiliki sejarah hidup yang menarik. Biografi tidak hanya menceritakan kisah orang sukses. Namun orang biasapun banyak yang dituliskan biografi hidupnya karena setiap orang pasti memiliki kisah hidup yang penuh inspirasi, motivasi dan perjuangan. Apa salahnya jika diabadikan dalam sebuah tulisan.
Untuk menulis biografi kita harus mengenal ciri-ciri biografi. Apa sih ciri-cirinya?
1.Biografi berisi kisah sebenarnya atau berupa fakta.
Nara sumber akan memaparkan kisahnya kepada penulis. Perjalanan hidup yang dialaminya. Penulisannya disajikan dalam bentuk narasi atau cerita sehingga pembaca tidak bosan ketika membacanya
2.Fakta dalam biografi fokus menceritakan pengalaman atau kisah dalam tokoh biografi tersebut.
3.Biografi memiliki beberapa komponen penting yang harus ada dalam penulisan biografi. Diantaranya judul, kisah yang mengesankan, mengagumkan dan menyedihakan dari tokoh tersebut juga teladan dari kehidupan tokoh tersebut
4.Struktur  biografi terdiri dari 3 komponen yaitu
a.Orientasi
yaitu tulisan yang menjelaskan tentang tokoh dalam biografi tersebut.  Pada bagian ini merupakan bagian pengenalan tokoh.
b.Masalah atau peristiwa
Bagian ini menjelaskan peristiwa yang pernah dialami oleh tokoh. Segala hal yang terjadi dalam hidupnya hal menarik, mengesankan, mengagumkan dan menyedihkan yang dialami tokoh sehingga memberikan inspirasi dan pelajaran bagi pembaca.
c.Reorientasi
Bagian ini merupakan bagian penutup yang akan memaparkan pandangan atau pendapat penulis terhadap tokoh. Namun bersifat opsional.

Setelah mengetahui ciri dan struktur penulisan biografi. Sekarang saatnya praktek!

Selamat menulis biografi!

Read more

Monday, May 30, 2016

5 Langkah Menulis Autobiografi

Memiliki cerita hidup yang menarik dan menginspirasi?
Mau tulisan anda dibaca dan dapat berbagi cerita positif untuk orang lain?
Yuk, mulai tuangkan kisah inspirasi atau kesuksesan hidup anda dalam sebuah tulisan!
Siapa yang menulisnya?
Anda sendiri!

Itulah yang dimaksud dengan autobiografi. Anda memiliki cerita yang menarik penuh inovasi, perjuangan dan motivasi kemudian anda sendiri yang menuangkan kisah hidup anda dalam sebuah tulisan. Sehingga kita akan mengingat kembali cerita masa lalu yang pernah kita jalani ketika proses penulisannya. Namun sebaiknya anda tak langsung menulis. Agar menulis autobiogari lebih terarah dan fokus. Maka ikuti langkah menulis autobiografi dibawah ini.

1. Membuat garis besar dari kisah hidup yang ingin anda tulis
Tulislah hal penting dalam hidup anda kronologis waktu dan kejadian yang pernah anda alami juga memberikan kesan yang mendalam. Fokuskan hal itu untuk diangkat menjadi sebuah autobiografi. Bisa tentang garis besar kesuksesan anda dalam membangun bisnis atau perjalanan spiritual anda.

2. Menentukan tujuan penulisan
Tentukan tujuan penulisan autobigrafi yang akan anda tulis. Apakah autobiografi yang anda tulis untuk berbagi inspirasi pengalaman hidup atau untuk tujuan tertentu lainnya.

3. Mengumpulkan data dan informasi
Walaupun anda sendiri yang menulis kisah hidup anda. Namun anda harus memiliki data yang lengkap misalnya surat, dokumen atau foto yang relevan dengan cerita yang anda angkat. Juga informasi yang akurat sehingga pembaca tidak merasa dibohongi. Karena kisah anda berdasarkan fakta.

4. Menuliskan pengalaman dalam sebuah kontek pelajaran bagi orang lain
Ketika menuliskan sebuah kisah pengalaman hidup anda sebaiknya ada pelajaran dan hikmah dibalik pengalaman tersebut sehingga menjadi inspirasi bagi pembaca.

5. Menyusun outline autobiografi dan mengembangkannya
Setelah semuanya terkumpul maka mulailah menulis outline atau kerangka karangan autobiografi. Outline bertujuan agar penulisan lebih fokus dan tersusun. Kemudian kembangkan outline menjadi sebuah karangan narasai autobiografi yang menarik.

Semoga 5 langkah menulis autobiografi diatas membantu anda dalam menulis biografi tentang diri anda sendiri.

Selamat menulis!
Read more

Menulis Biografi

Apakah anda suka menulis jenis tulisan nonfiksi?
Salah satu jenis tulisan ini adalah biografi.
Pernah membaca kisah sejarah atau riwayat kehidupan seorang tokoh?
Sejarah tersebut ditulis dalam beberapa kalimat bahkan ditulis lebih dari 1 buku. Nah, itulah yang disebut dengan biografi. Kata Biografi berasal dari Yunani, yang memiliki dua makna yaitu bios artinya hidup dan graphien  maknanya tulis. Secara sederhana biografi adalah sebuah kisah atau riwayat hidup seseorang yang dituangkan dalam sebuah tulisan.

Terdapat dua jenis biografi. Yaitu biografi pendek dan biografi panjang. Biografi pendek atau dikenal juga dengan biografi singkat sering kita temukan dalam buku-buku. Biografi ini memaparkan tentang kisah  hidup seseorang secara singkat dengan mencantumkan point penting saja. Namun biografi panjang menuliskan kisah hidup seseorang secara detail dari awal hingga akhir kisah dikemas dalam tulisan yang menarik.
Biografi panjang akan lebih menganalisa kehidupan seseorang juga kejadian penting dalam hidupnya. Sehinga akan ditemukan hubungan kisah dalam hidupnya untuk dituliskan menjadi sebuah buku.

Siapakah yang bisa ditulis biografi hidupnya?
Seorang tokoh terkenal  sering menuliskan biografi hidupnya secara kronologis. Namun tidak ada salahnya orang biasa pun menulis biografi hidupnya karena setiap manusia pasti memiliki sejarah dalam kehidupannya. Dengan menulis biografi sejarah hidup kita akan dikenang  dalam sebuah tulisan.

Beberapa alasan yang membuat seseorang tertarik membuat biografi dalam hidupnya salah satunya adalah memiliki cerita hidup yang menarik dan menginspirasi bagi orang lain. Atau dia pernah menciptakan dan menemukan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Bisa pula karena seseorang telah mengalami perubahan hidup yang besar dalam dirinya sehingga dapat menjadi motivasi orang lain ketika kisah hidupnya dituangkan dalam sebuah tulisan.

Biografi yang kita tulis sendiri dari awal hingga akhir kisah maka disebut dengan autobiografi. Dimana pelaku sendiri sebagai penulisnya. Namun karena beberapa hal seseorang menggunakan jasa penulis untuk menulis kisah hidupnya hal ini pun tidak salah selama keduanya dapat bekerja sama dengan baik.  Lalu apa saja yang dibutuhkan oleh penulis ketika akan menulis biografi?
1. Beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan kisah tokoh yang akan kita tulis biografinya
2. Buku referensi sejarah yang masih relevan dengan tokoh
3. Benda-benda yang mendukung seperti buku harian, kliping koran atau surat sebagai penguat

Sekarang, sudah siap menulis biografi?
Selamat menulis!

Read more

Sunday, May 29, 2016

7 Syarat Jadi Editor Handal



Dalam dunia kepenulisan soulmate penulis adalah editor. Antara editor dan penulis harus bekerja sama dengan baik untuk menghasilkan naskah yang berkualitas. Namun bukan berarti penulis tidak perlu memperhatikan penggunaan ejaan, typo atau penggunaan huruf kapital dalam proses pengetikan karena adanya editor. Walaupun ada editor dibagian perbaikan naskah namun penulis pun memiliki tanggung jawab untuk membuat tulisan yang baik.
  Apakah anda berminat menjadi editor?
Jangan salah lho! Sekarang banyak penerbit atau agency naskah yang mencari seorang editor.
Sepertinya jadi editor enak ya? Bisa menentukan layak atau tidaknya naskah penulis terbit. Atau bisa menambahkan atau memotong naskah yang tidak sesuai. Seperti dosen yang sedang membimbing skripsi mahasiswa.
Hmm, tidak seperti itu juga. Ada aturan yang sudah ditetapkan naskah layak atau tidaknya diterbitkan. Untuk naskah pun editor tidak seenaknya mengobrak-abrik naskah penulis, harus ada koordinasi sebelumnya. Jadi semuanya tidak segampang yang kita duga.
Jadi bagaimana menjadi editor handal. Sehingga bisa menjadi partner yang tepat bagi penulis untuk menghasilkan karya yang berkualitas. Berikut adalah tips menjadi editor handal
1. Suka membaca
    Bisa dibayangkan jika editor malas membaca. Naskah yang kita susun ratusan lembar hanya dilihat dan dikomentari. Tanpa dicek ketepatan kata, penulisan atau kualitas isinya. Karena editor malas membaca. Jadi sudah pasti jika ingin jadi editor wajib suka membaca
2. Suka menulis
    Editor pun harus memiliki kemampuan menulis.
3. Sabar dan teliti
    Editor akan membaca naskah beberap kali. Maka editor harus memiliki kesabaran dan ketelitian ketika mengedit naskah yang sudah dibacanya
4. Ahli dalam bidang tertentu
    Untuk editor isi harus menguasai suatu keahlian dalam bidang tertentu. Sehingga dia akan memahami naskah yang ditulis oleh penulis dengan ilmunya. Misalnya editor buku matematika wajib menguasai bidang matematika dengan baik.
5. Berteman dengan kamus
    Jika petani bersahabat dengan cangkul maka sang editor harus berteman dengan kamus. Sehingga bisa cek langsung makna dan penulisan kata yang asing baginya
6. Memahami style penulis
  Setiap penulis memiliki gaya tersendiri dalam menulis. Maka editor harus mengetahui gaya penulis sehingga tidak menimbulkan salah persepsi ketika mengedit naskah penulis.
7. Menguasai bahasa asing
    Editor harus menguasai minimal bahasa inggris
Siap jadi editor handal?

Read more

Editor Perlukah?




Setelah penulis menyelesaikan tulisannya, maka editor akan menyeleksi kembali naskah kita apakah layak terbit atau tidaknya. Editor akan menilai dan menyunting naskah yang sudah kita tulis. Sampai hal-hal yang terkecil seperti mengecek typo atau diksi dalam tulisan. Karena diharapkan tidak ada kesalahan setelah tulisan dicetak menjadi buku.
Namun ada tugas editor yang lebih penting dari dari menyeleksi naskah atau mengoreksi typo. Apa ya tugas pentingnya?
1.  Editor akan mengecek seputar EYD.
    Sang editor akan memeriksa bahasa yang kita gunakan apakah sudah menggunaka ejaan yang disempurnakaan, mengecek penggunaan huruf huruf kapital,dan tanda baca yang digunakan
2.  Editor akan memeriksa isi naskah tulisan
    Editor akan menilai gaya bahasa yang harus sesuai dengan target pembaca, alur cerita, hingga penggunaan diksi. Disinilah editor harus banyak berkomunikasi dengan penulis. Sehingga editor tidak langsung memotong atau menambah naskah asli tanpa koordinasi dengan penulis
3.  Editor akan mengecek konsistensi tulisan
    Dalam hal ini tugas editor adalah mengecek konsistensi isi naskah penulis. Misalnya jika pada awal penulis menulis tentang “ tips membuat tulisan menarik” maka tulisan pada halaman berikutnya pun harus relevan dengan halaman sebelumnya
Bagi penulis pemula peran editor akan sangat membantu dalam proses penulisan. Karena dalam hal ini antara penulis dan editor akan saling bekerja sama untuk  menciptakan tulisan yang berkualitas. Pada umumnya setiap editor akan menangangi jenis buku yang berbeda sesuai dengan keahlian di bidangnya.
Namun ada pula penulis yang tidak menggunakan jasa editor. Mereka melakukan self editing terhadap naskahnyan. Dari mulai menyeleksi typo hingga kekonsistenan naskah. Selama penulis dapat mengatasi permasalahan dalam proses menulis dan yakin dapat menciptakan naskah yang berkualitas tanpa ada bantuan editor hal itu sah saja tidak menyalahi aturan.
Untuk naskah yang diselenggarakan oleh penerbit mayor biasanya harus melalui proses editing oleh editor dari mulai outline hingga naskah seslesai. Berbeda halnya jika kita ingin menerbitkan buku melalui penerbit indie. Kita bisa melakukan self editing tanpa menggunakan jasa editor.
Jadi perlu atau tidaknya editor tergantung pada penulis itu sendiri.
Bagaimana dengan anda?
Apakah perlu editor untuk mengedit naskah anda?

Read more

9 Prinsip Menulis




Apa yang terjadi jika hidup tak memiliki prinsip?
Sudah pasti akan melangkah kemana saja, tak memiliki pendirian, pedoman dan sikap. Prinsip adalah ketegasan sikap atau pedoman arah dalam hidup. Prinsip selayaknya kompas yang menentukan ke arah mana yang harus kita ikuti untuk mencapai suatu tujuan.
Hidup itu wajib memiliki prinsip lho! biar ga kesasar. Begitu pula dengan menulis, harus memiliki prinsip. Jadi apa saja prinsip dalam menulis?
1. Menggunakan kalimat pendek dalam sebuah tulisa
    Jika menulis usahakan sebagian besar kalimat pendek sehingga pembaca tidak bosan ketika membacanya. Namun sesekali bisa disisipkan kalimat  panjang pada bagian yang dibutuhkan.
2. Menggunkan Kalimat sederhana
    Kalimat sederhana akan membantu pembaca untuk lebih memahami maksud dalam tulisan dengan mudah dan cepat.
3. Kata-kata yang lazim
    Gunakanlah pemakaian kata-kata yang lazim sehingga mudah dimengerti. Penggunaan kata ilmiah mungkin akan menjadikan tulisan kita lebih berkelas dan keren. Namun bagi sebagian pembaca mereka akan sulit memahami kata-kata yang tidak lazim
4. Hindari kata-kata yang tidak perlu
    Yaitu kata-kata yang tidak memiliki pengaruh terhadap inti dari tema tulisan kita dan bisa dihilangkan tanpa meenggurangi makna kalimat.
5. Pemberian kekuatan pada kata kerja
    Dalam hal ini gunakanlah kata kerja aktif untuk menekankan kekuatan pada kata kerja. Kata kerja aktif lebih dinamis dan menarik untuk digunakan
6. Menulislah seperti kita berbicara
    Agar pembaca nyaman ketika membaca maka menulilah selayaknya ketika kita sedang berbicara. Sehingga bahasanya tidak baku atau formal. Namun bervariasi seperti kita berbicara
7. Hindari penulisan istilah  yang samar/tidak jelas
    Usahakan untuk memberikan penjelasan pada istilah baru yang kita tulis karena tidak semua orang memahaminya. Penjelasan kita akan membantu pembaca menggambarkan istilah dan maksud tulisan tersebut
8. Menghubungkan dengan pengalaman pembac
    Ajak pembaca untuk terlibat dalam tulisan kita. Yaitu dengan menghubungkan tulisan kita dengan pengalaman mereka.
9. Menulislah untuk menyatakan suatu informasi bukan untuk mempengaruhi
    Hindari menulis janji manis pada pembaca . Tapi menulislah sesuai dengan fakta sehingga informasi yang kita sampaikan adalah hal yang benar. Bukan khayalan atau impian yang belum terjadi sebelumnya
Bagi penulis milikilah prinsip menulis seperti kita memiliki prinsip dalam hidup. Sehingga  kita tahu cara untuk mencapai suatu tujuan karena kita memiliki pedoman dan arahan.
selamat menulis!

Read more

Friday, May 27, 2016

7 Tips Menulis Efektif


Siap menjadi penulis?
Kalo siap menjadi penulis hebat, maka belajarlah menulis efektif.
Menulis efektif adalah menulis suatu tema tertentu secara singkat, jelas dan padat. Sehingga tidak menuliskan hal-hal yang tidak relevan dengan tema. Menulis efektif harus diterapkan salah satunya pada penulisan artikel yang dibatasi oleh jumlah kata. Lalu bagaimana penulis dapat menulis dengan efektif ?
Berikut adalah tips menulis efektif
1.Gunakan paragraf pendek
  Paragraf yang terlalu panjang akan membuat pembaca malas untuk membacanya. Paragraf pendek akan memudahkan pembaca menemukan informasi penting yang mereka cari langsung pada intinya
2.Gunakan judul dan subjudul
  Agar tulisan kita mudah dibaca walaupun sepintas maka penulis harus memecahnya text tersebut. Kemudian memberi judul dan beberapa sub judul. Perhatikan pula jarak keduanya sehingga artikel mudah untuk dibaca.
3.Tulisan dipahami pembaca
  Menulis efektif tidak hanya singkat namun harus jelas. Sehingga dipahami oleh pembaca dengan mudah. Tulisan yang jelas tidak akan mengundang keraguan pembaca dan tidak akan sampai pada tujuan penulisan.
4.Gaya bahasa yang sesuai
  Pemilihan gaya bahasa sangat diperhatikan agar menulis lebih efektif. Tulisan seputar remaja agar lebih efektif gunakanlah gaya bahasa yang tidak monoton atau serius tapi gaya bahasa yang sedikit bersahabat dengan  dunia  remaja. Begitupun tulisan seputar parenting gunakanlah gaya bahasa yang sesuai dengan usia pembacanya.
5.Tulisan terstruktur dengan baik
  Tulisan efektif harus terstruktr dengan baik sehingga nyaman untuk dibaca. Diawali dengan pembukaan, isi dan penutup. Hubungan antar paragraf pun harus diperhatikan satu sama lain saling mendukung.
6.Tulisan asli bukan plagiat
  Menulis efektif bukan hanya menulis sesuai denga aturan kepenulisan. Namun menulis efektif terlahir dari hati dan ide sendiri bukan copy paste dari tetangga sebelah. Menulis efektif anti plagiarisme.
7.Sertakan referensi
Jika tulisan kita berupa informasi maka ada baiknya jika menyertakan referensi atau sumber yang jelas dalam tulisan tersebut.
  Ide yang brilian dan isi konten menarik akan menjadi tulisan yang keren jika ditulis dengan efektif. Posisikan penulis sebagai pembaca ketika menilai tulisan yang sudah kita tulis.  Yuk, mulai menulis efektif!

Read more

Plagiat no! Mengutip no problem



“ Duh, Rasanya nyesek banget! ”
Itulah ungkapan yang bisa kita sampaikan ketika membaca sebuah artikel milik kita di blog tetangga sebelah lengkap dengan namanya tanpa meminta izin terlebih dahulu.
Itulah budaya plagiarisme yang semakin marak. Plagiat adalah mengambil ide atau pendapat milik orang lain tanpa izin dari pemiliknya. Bahkan para plagiator sangat percaya diri mencantumkan nananya sebagai penulis atau pencipta.
Dalam dunia menulis plagiarisme dapat dilakukan dalam hitungan detik yaitu tinggal copy paste tulisan kemudian mengganti nama penulisnya. Hal ini sangat merugikan karena mengambil hak cipta orang lain.
Plagiat tidak hanya terjadi di dunia maya. Beberapa mahasiswa yang tidak kreatif terkadang melakukan hal ini. Ketika mendapat setumpuk tugas dari dosen maka copy paste adalah cara instant untuk menyelesaikan  tugasnya. Bahkan yang lebih parah skripsi pun copy paste dari internet. Sehingga tak jarang setelah lulus kuliah dia bingung keahlian atau ilmu apa yang bisa dikembangkan. Karena selama kuliah hanya jadi mahasiswanya  mbah google yang rajin copy paste untuk menyelesaikan tugas.
Plagiarisme berbeda dengan mengutip. Jika mengutip kita  mengambil pendapat, ide dalam bentuk tulisan dengan mencantunkan penulis dan sumbernya dengan jelas. Bahkan cara penulisannya pun memiliki ketentuan dan batasan tertentu. Kutipan biasanya dicantumkan dalam sebuah tulisan sebagai penguat tulisan kita. Sehingga kita memiliki argumentasi yang mendukung untuk bisa dipertanggungjawabkan.
Penulis harus jauh dari plagiat. Karena tidak hanya merugikan diri sendiri tapi merugikan orang lain. Berikut adalah tips untuk menghindarinya
1.Percaya dengan kemampuan diri sendiri
  Tumbuhkan kepercayaan pada diri bahwa kita mampu menulis atau bisa menyelesaikan tugas kuliah tanpa copy paste. Jika kita percaya bahwa kita mampu, maka tak ada keinginan untuk mengambil karya orang lain.
2.Banyak membaca
  Luangkan waktu untuk membaca sehingga kita memiliki banyak ide dan bahan untuk kita tuangkan dalam tulisan
3.Jujur pada diri sendiri
  Hal yang terpenting adalah kita harus jujur pada diri sendiri. Mengambil karya orang lain tanpa izin berarti kita mencuri. Walaupun orang lain mungkin tak tahu tapi hati kecil tak bisa dibohongi
Siap membuat karya sendiri?
Harus BISA!
Read more

Wednesday, May 25, 2016

5 Tips Menulis Artikel Narasi



Menulis artikel tidak hanya mengasah kemampuan dan kreatifitas dalam menulis. Namun kegiatan positif ini juga bisa dijadikan sebagai penghasil pundi-pundi rupiah. Tidak sedikit orang yang membutuhkan jasa penulisan artikel untuk di web, fp atau blog yang mereka miliki. Jadi jangan pernah ragu untuk menulis apapun selama yang kita tulis adalah hal positif dan bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya adalah dengan membuat artikel narasi. Sudah tahukan artikel narasi?
            Bagi yang belum kenal, yuk kita kenalan dengan artikel narasi! Artikel narasi adalah artikel yang berisi tentang sebuah cerita baik fiksi atau fakta yang terjadi pada waktu tertentu. Biasanya penulis akan mengangkat tokoh tertentu dalam penulisnnya. Atau sebuah kisah yang memerankan tokoh tersebut. Artikel narasi fakta meliputi artikel biografi, autobiografi dan memoar. Sedangkan artikel narasi fiksi meliputi cerita pendek (cerpen), cerita bersambung (cerbung) atau cerita bergambar.
Kira-kira jenis artikel mana yang menurut kamu menarik untuk ditulis?
            Untuk menulis artikel yang bekualitas tentunya kita membutuhkan ilmu dan harus banyak belajar. Sehingga artikel yang kita tulis bermanfaat dan nyaman ketika dibaca.Untuk membantu anda dalam membuat artikel narasi, berikut adalah tips menulis artikel narasi:
1.      Penulis sebaiknya mengumpulkan data yang lengkap dan akurat ketika akan membuat artikel narasi fakta
2.      Sertakan gambar yang sesuai dengan artikel narasi fakta yang akan kita tulis. Gambar sebagai penguat untuk sebuah tulisan
3.      Dalam artikel narasi fiksi buatlah alur cerita yang menarik dan sulit ditebak oleh pembaca. Sehingga membuat pembaca penasaran untuk terus membacanya.
4.      Buatlah konflik yang seru untuk menghidupkan cerita dalam artikel narasifiksi
5.      Karakter tokoh yang kuat akan menjadi cirri daria rtikel narasi fiksi. Buatlah karakter tokoh yang benar-benar memiliki karakter unik.
Jika anda memiliki ide-ide fantasi segera tuangkan dalam artikel narasi fiksi. Atau jika ingin menulis artikel tentang kisah tokoh kumpulkan semua data dan informasi tentang tokoh tersebut untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas.
Mari menulis dan ciptakan sebuah karya dari tulisan kita!


Read more

6 Jenis Artikel Deskripsi



Menulis artikel adalah salah satu kegiatan yang akan mengasah kemampuan menulis. Sehingga daya pikir dan kreatifitas akan terus berkembang. Pada awal menulisnya mungkin kita akan merasa sulit harus memulai dari mana, apa yang akan ditulis atau ide apa yang cocok.
            Itulah masalah awal yang akan kita temukan ketika menulis. Namun semuanya akan berjalan dengan lancar jika kita terus berlatih untuk menulis. Hal yang sulit akan terasa lebih ringan jika kita terus berlatih untuk melakukannya secara konsisten. Begitupun dalam menulis artikel.
            Salah satu jenis artikel yang sering kita baca dan bisa kita tulis adalah artikel deskripsi. Apa sih artikel deskripsi itu?
Artikel deskripsi adalah sebuah artikel yang menceritakan tentang suatu peristiwa, suatu benda atau seseorang sehingga pembaca seolah-olah melihat bahkan mengalami apa yang diceritakan tersebut.
Penulis harus pandai mengolah kata-kata sehingga pembaca merasakan secara nyata apa yang ditulis oleh penulis. Untuk lebih memahami artikel deskripsi yuk, kita pelajari 6 jenis artikel deskripsi!
1.                  Deskripsi orang
Artikel  ini akan menggambarkan ciri-ciri fisik, watak dan kebiasaan orang dalam cerita tersebut secara detail. Sehingga kita seperti melihat orang tersebut berada di hadapan kita
2.                  Deskripsi tempat
Artikel yang melukiskan tentang ciri-ciri khusus tempat atau lingkungan juga posisinya. Artikel ini akan mengajak pembaca seolah berada pada tempat tersebut
3.                  Deskripsi benda
Artikel yang menggambarkan suatu objek dengan memperhatikan warna, ukuran, tekstur bentuk, kegunaan dan mutu dari benda tersebut secara terperinci.
4.                   Deskripsi tumbuhan atau binatang
Artikel yang menggambarkan suatu ukuran, ciri-ciri, jenis, warna dan hal lain seputar binatang atau tumbuhan
5.                  Deskripsi kejadian
Merupakan artikel yang menggambarkan tentang suatu kejadian secara detail seolah-olah pembaca melihat secara nyata
6.                  Deskripsi suasana hati
Artikel yang melukiskan tentang suasana hati seseorang dengan kejujuran dalam bentuk sebuah tulisan yang mewakili perasaannya. Sehingga pembaca ikut merasakan apa yang sedang dirasakan oleh penulis

Nah, sekarang jenis artikel deskripsi mana yang akan kamu tulis?
Yuk, mulai menulis artikel agar kemampuan menulis kita terus berkembang

Selamat menulis!
Read more

6 Jenis Artikel Eksposisi


Salah satu jenis artikel yang memberikan informasi secara jelas adalah artikel eksposisi. Artikel jenis ini akan memberikan penjelasan ataupun pengetahuan tentang suatu tema atau topik yang dituangkan dalam sebuah tulisan. Sehingga pembaca mendapatkan informasi secara jelas.
Terdapat beragam jenis artikel, namun artikel eksposisi memiliki ciri-ciri yang membedakan dengan artikel lain. Yuk, kita intip ciri dari artikel ini
1.      Dalam paragraf di terdapat pengertian suatu istilah dari tema yang sedang dibahas
2.      Artikel ini memberikan informasi yang jelas kepada pembaca tentang suatu hal
3.      Artikel ini bersifat netral dan objektif karena tujuannya hanya menyampaikan informasi
4.      Artikel ini berisi data-data akurat dari sumber yang jelas. Data dan sumber ini sebagai penguat agar artikel yang disampaikan dipercaya oleh pembaca.
5.      Megandung pertanyaan 5W 1 H
Setelah mengetahui ciri-cirinya, sekarang kita mengenal jenis artikel eksposisi. Terdapat 6 jenis yaitu:
1.      Eksposisi Definisi
Merupakan artikel yang menjelaskan topik tertentu dengan berbagai definisi. Sehingga mudah untuk dipahami oleh pembaca. Dalam hal ini penulis harus menjelaskan definis, jenis atau ciri dari suatu topik
2.      Eksposisi proses
Sesuai dengan namanya artikeli ini akan membahas suatu proses kerja  benda atau langkah kerja yang dilakukan atau membahas terjadinya sesuatu secara urut dan terperinci. Misalnya cara pembuat karya tulis ilmiah, cara membuat blog atau proses terjadinya fotosintesis
3.      Eksposisi Ilustrasi
Artikel ini akan memaparkan sebuah topik sebagai tambahan yang memiliki kemiripan atau hubunan dengan topik yang sedang dibahas. Bukan sebagai pembanding namun sebagai pelengkap sehingga pembaca lebih mudah mencerna. Misalnya proses kimiawi dalam mobil sama seperti proses pembentukan energi dalam tubuh
4.      Eksposisi proses
Artikel yang menjelaskan suatu tema secara jelas dan terperinci dengan langkah atau proses kerjanya. Misal proses terjadinya hujan

5.      Eksposisi laporan
Artikel ini menjelaskan laporan dari sebuah berita ataupun dari penelitian yang sudah dilakukan.
6.      Eksposisi kalsifikasi
Artikel yang berisi suatu tema yang dibuat dengan mengelompokkan suatu topik tertentu sehingga pembaca lebih nyaman dan jelas ketika pembacanya.

Mari mulai membuat salah satu dari jenis artikeldiatas!



Read more

Monday, May 16, 2016

Cara Memulai Bisnis Jasa Penulisan Artikel


Banyak pebisnis online tidak mempunyai kemampuan menulis konten artikel untuk situs mereka.  Padahal salah satu cara toko online mudah ditemukan calon konsumen adalah dengan teknik Search Engine Optimization (SEO) pada konten artikel yang menarik.  Untuk profesi penulis artikel bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.
Ya, bagaimana tidak, fee yang dihasilkan dari profesi ini lumayan besar.  Apalagi penulis artikel yang sudah memiliki pengalaman. Biasanya lebih memiliki rate yang lebih tinggi.
Penulis artikel adalah pekerjaan yang fleksibel bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Asal tulisan harus selesai tepat deadline dan isi konten harus berkualitas sesuai dengan permintaan klien
Apakah Anda ingin menjadi penulis artikel? Bagaimana cara memulainya? Siapa yang menjadi target penulisan kita? Berikut ini tujuh cara memulai bisnis jasa penulisan artikel.
Pertama, Kita harus memiliki ide kreatif.  Penulis artikel harus memiliki ide kreatif agar menghasilkan tulisan menarik.  Beberapa pebisnis online biasanya meminta penulis artikel untuk memperhatikan kaidah SEO.  Karena tujuan utama artikel di sebuah situs toko online adalah untuk meningkatkan peringkat SEO situs tersebut.  Atau sederhananya agar situs muncul di halaman pertama Google.
Kedua, Siap bekerja dengan deadline.  Menjadi penulis artikel wajib bekerja dengan deadline. Penulis harus memiliki manajemen waktu yang baik sehingga dapat menyelesaikan tulisannya tepat waktu
Ketiga, Menguasai beragam model dan karakter penulisan, serta menguasai banyak tema dan pengetahuan.
Keempat, Susun dan tentukan target klien kita.  Susunlah siapa  saja target yang akan kita prospek. Manfaatkan media sosial untuk menemukan target kita
Kelima, Lakukan pendekatan secara sopan dan bersahabat. Tidak langsung menawarkan jasa kita, namun cobalah untuk mengenal mereka terlebih dahulu dan mereka pun mengenal kita
Keenam, Tawarkan jasa kita.  Ketika kita sudah melakukan pendekatan maka kita dapat menawarkan jasa penulisan kita kepada para klien. Berikan contoh tulisan atau buku yang pernah kita tulis sebagai penguat bahwa kita penulis artikel
Ketujuh, Kerja sama.  Jika klien bersedia menggunakan jasa kita maka lakukan kerja sama yang jelas dengan klien
Nah, sudah siap menjadi penulis artikel?


Read more

Peluang Bisnis Masa Kini: Jadi Penulis Saja!

Semua orang memiliki ide cerita atau pengalaman pribadi yang menarik, namun tidak semua orang memiliki kemampuan menuangkan ide atau gagasanya dalam sebuah rangkaian kata ataupun karena kesibukan pekerjaan tidak punya cukup waktu untuk menulis.
Nah, ini bisa jadi peluang bisnis masakini : Jadi Penulis Hantu alias Ghostwriter saja!
Ghost writer adalah sebuah profesi yang tak asing lagi di kalangan penulis. Prinsip kerja dari profesi ini adalah membantu seseorang untuk menuangkan ide dalam sebuah tulisan sehingga menghasilkan sebuah artikel atau buku yang menarik untuk dibaca.
Menarik sih, tapi pasti deadline nya ketat ya?
Tentu saja!  Seorang ghostwriter dituntut untuk memenuhi deadline kliennya.
Deadline memang salah satu kata yang sangat erat melekat bagi semua penulis termasuk seorang ghostwriter.  Deadline seringkali memacu adrenalin seorang penulis untuk menyelesaikan berbagai proyek menulis. 
Lalu bagaimana mengatasinya?
Pertama, Buatkan jadwal penulisan Anda.
Kedua, Siapkan outline terlengkap.  Outline akan membantu Anda menulis, Anda tidak akan bingung dengan materi apa yang Anda butuhkan untuk mengemas calon naskah sesuai keinginan klien.
Ketiga, Kumpulkan data yang Anda butuhkan jauh-jauh hari.  Kumpulkan semua bahan yang Anda butuhkan sebagai amunisi Anda.
Keempat, Buat target halaman.  Jika Anda punya deadline mengerjakan 30 artikel per bulan, kerjakan minimal 1 artikel per hari. Bisa? Pasti bisa.  Berkomitmenlah dengan itu.
Kelima, Standbykan computer. Standbykan komputer Anda dan jadikan selingan menulis di sela menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah.
Keenam, Konsisten dengan jadwal menulis Anda.  Jangan bilang tidak bisa mengejar deadline karena urusan rumah tangga sebab beberapa penulis produktif juga seorang ibu rumah tangga bahkan dengan banyak kegiatan lainnya. Intinya adalah konsisten mengatur waktu
Ketujuh.  Berkolaborasi  kenapa tidak!  Ide membludak tapi apa daya kemampuan menulis sangat terbatas? Gunakan metode kolaborasi bersama teman yang Anda anggap punya ‘karakter tulisan’ yang Anda suka atau bahkan menyerupai cara Anda mengemukakan ide di kepala. Dengan metode kolaborasi, pola menulis bisa ‘tok tak’ yaitu saling menyambungkan, saling menyempurnakan.
Kedelapan, Kuatkan motivasi Anda.  Apa motivasi Anda menulis? Untuk produktifitas karya, untuk penghasilan tambahan, atau untuk menambah energy Anda menulis. Kuatkan motivasi Anda menulis.

Jadi, tidak ada alasan tidak bisa kejar deadline ya.  Yuk kita mulai gentayangan!


Read more

Saturday, May 14, 2016

Komunitas Menulis, Salah Satu Inspirasi Membuat Tulisan



Bagi seorang penulis, persoalan ide selalu menjadi semacam misteri.  Mau menulis apa hari ini? Ngegali ide menulis, dimana?
Sebenarnya ide menulis itu banyak sekali di sekitar Anda.
Salah satu yang terdengar paling mudah adalah dari membaca!  Ya, bacalah sebanyak mungkin buku yang ada disekitar Anda.  Membaca bisa menyelamatkan banyak penulis dari kebuntuan saat menulis.
Jika Anda belum pernah ke Inggris dan ingin menulis buku tentang Inggris. bacalah buku tentang Inggris dan Anda akan merasa ada disana.
Jika Anda ingin menulis tentang stress, bacalah artikel-artikel tentang penyebab dan cara mengelola stres
Jika Anda sedang ingin menulis tentang apapun, baca saja buku yang Anda butuhkan.
Buku adalah jendela dunia.
Dan tahukah Anda, ada lagi jendela dunia yang lain untuk menggali ide?
Yakni, KOMUNITAS!
Iya, kini KOMUNITAS bisa menjadi salah satu jendela dunia Anda untuk menemukan ide menulis.
Contohnya komunitas yang saya dirikan pada tahun 2010 memang benar-benar menjadi jendela saya untuk mengenal lebih banyak negara, meski saya belum sama sekali kemana-mana.  Anggota komunitas yang berasal dari berbagai belahan dunia seolah mereportase setiap detail keindahan dunia, bukan hanya itu, mereka menjadi pembuka jalan untuk belajar bersama-sama.
Dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak menarik menjadi sebuah ketertarikan tersendiri. Jangankan negara lain, di Indonesiapun saya terkagum-kagum dengan hasil reportase para ibu dengan berbagai keahliannya bercerita dan fotografi.
Mereka jadi sumber-sumber ide menulis buat saya.
Dalam satu pembuatan buku wisata Indonesia, ada puluhan ibu tersebar di berbagai provinsi menyusunnya, saya pun jatuh cinta dengan Indonesia berdasarkan hasil tulisan dan foto mereka serta begitu bersemangat ingin kembali menjelajah Indonesia dan menulis tentang pengalaman saya nantinya.
Komunitas bisa jadi sebuah buku bagi kita semua. Buku yang tidak kita baca satu halaman ke halaman lainnya, tapi satu buku dengan berbagai isi dan tema yang berbeda di setiap halaman. Banyak hal yang bisa kita ambil dari sebuah komunitas. Bukan hanya sekadar mencari ilmu, mencari ide tulisan, berjejaring, tapi juga salah satu cara kita mengenal dunia yang "lebih besar dari besarnya daun kelor" Kuncinya adalah selihai apa Anda menangkap setiap ilmu yang bertebaran didalamnya. Selihai apa Anda menggali dan membuka jendela dunia yang satu ini. Semuanya kembali pada Anda.  Siapkah?



Read more

Ketika Nulis Mulai Mentok, Apa yang Harus Dilakukan?



Ada banyak orang yang yang mengungkapkan nggak pede menulis karena nggak punya ide untuk di tulis.
Nah, ketika nulis mulai mentok, apa yang harus dilakukan?
Ide itu seperti air yang bisa kita lihat dimana-mana. Ide sebenarnya ada di sekeliling kita, namun kita sendiri yang tak pernah menyadari. Kegiatan kecil yang kita lakukan bisa kita jadikan ide tulisan. Pengalaman hidup kita bisa kita tuangkan dalam bentuk bahasa tulis. Bahkan banyak buku best-seller berasal dari pengalaman.
Lalu mulai dari mana?
Mulailah menulis di mana pun Anda hendak memulainya. Mulailah menulis pada bagian di mana pun Anda merasa nyaman. Banyak penulis majalah yang tak menulis pengantar terlebih dahulu, bahkan mereka hampir tak pernah menulis judulnya pada saat mulai menulis.
Kalimat pertama yang mereka tulis mungkin hanya sebuah pengantar yang ditulis mereka untuk kepentingan mereka, yang digunakannya sebagai batu loncatan untuk masuk ke bagian tulisannya yang lain. Bisa saja kata-kata pertama yang mereka tulis tak muncul pada artikelnya yang sudah final. Meski begitu, menulis sesuatu yang mungkin pada akhirnya tak terpakai bisa jadi cara bagi Anda untuk mulai menulis.
Ah susah, mungkin saya memang tidak bakat menulis.
Menulis tidak hanya bakat namun menulis adalah keterampilan. Jadi pada dasarnya semua orang bisa menulis. Namun masalahnya tidak semua orang mau belajar untuk mulai menulis
Menulis adalah menuangkan ide, gagasan, dan perasaan dalam pikiran kita dalam bahasa tulis. Untuk dipahami oleh pembaca sebagai salah satu alat komunikasi tidak langsung. Kemampuan seseorang untuk menulis tidak muncul secara instan dan otomatis. Kemampuan ini pun bukan bakat yang dibawa sejak lahir. Namun kemampuan seseorang dalam menulis diperoleh melalui pembelajaran dan latihan.
Tidak mau menulis dengan alasan merasa bahwa kita bukanlah penulis malah membuat kita nggak akan pernah bisa menulis. Kita harus tahu bahwa menulis bukan hanya untuk penulis saja. Bahkan para penulis hebat pun awalnya sama seperti kita mengalami kesulitan ketika menuangkan ide atau gagasan dalam sebuah tulisan. Namun mereka terus belajar dan belajar.
Kadang setelah ide muncul masih belum berani menulis. “takut tulisanku dikritik orang”. Orang lain mengkritik tulisan kita berarti mereka membaca karya kita. Kritikan yang diberikan bukan membuat kita harus malu apalagi mundur. Namun dari kritikan itu kita belajar untuk menulis lebih baik. Mengolah kata lebih sempurna hingga tulisan kita enak dibaca. Lebih baik tulisan kita dikiritik daripada hanya bisa mengkritik tapi tak pernah menulis.
Tak ada jalan terbaik untuk meruntuhkan rasa nggak pede dalam menulis selain belajar dan mulai menulis. Jika belum bisa menulis di sosial media kita bisa memulai dari menulis diary.
Hal yang terpenting dalam menulis adalah latihan untuk terus menulis, membaca dan terus belajar untuk menambah wawasan dan ilmu kita.
Ya, tentu saja penulis harus suka membaca dan mempelajari hal-hal baru. Bagaimana kita mau menulis jika kita tak memiliki ilmu untuk dituangkan dalam tulisan.
Jadi, sudahkah menulis hari ini?




Read more

Jangan Anggap Remeh 1 Detik



“Aku suka menulis, tapi masih sibuk”
“Menulis itu hobiku dari kecil tapi nanti deh diterusin kalo sudah mood lagi!
Itulah kalimat-kalimat yang diungkapkan oleh sebagian orang ketika ditanya seputar kepenulisan. Jika ingin menjadi penulis hebat tak ada alasan apapun selain mulai menulis.
Kapan mulai menulis?
Ya, sekarang juga.  Jangan tunda sesaatpun.  Jangan anggap remeh 1 detikpun.
Menulis tak pernah mengenal waktu, bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Menulis tak kenal usia dari anak kecil hingga usia lanjut memiliki kesempatan untuk menulis. Pernah baca novel KKPK atau Kecil-Kecil Punya Karya? Kumpulan novel yang ditulis oleh anak-anak usia sekolah dasar.
Atau pernah baca salah satu tafsir Buya Hamka yang ditulis oleh beliau ketika usianya diatas 60 tahun.
Bahkan ketika berada di penjara. Willlam Sears penulis di bidang kesehatan mulai menulis buku ketika usia 55 tahun setelah mengalami kanker.
Masih ada alasan Anda untuk tidak menulis?
Manfaatkan detik-detik berharga dalam hidup Anda untuk menulis.  Tanpa ada seribu alasan. Karena orang yang sukses itu hanya butuh TEKAD bukan alasan. Begitu juga dengan penulis, tak ada alasan sibuk atau belum ada mood.
Yang dibutuhkan penulis adalah kemauan dan berani memulai sekarang juga.
Tak perlu menunggu ide, tak usah menanti mood, tak usah menunggu dewasa ataupun tak peduli di usia tua.
Detik ini juga, berapapun usia kita, menulislah!
Setiap orang pasti sibuk begitu juga dengan kita, maka luangkan waktu untuk menulis ditengah kesibukan kita. Mood itu bukan ditunggu tapi dibangun. Sampai kapan kita menunggu mood itu datang? Akhirnya waktu akan sia-sia tanpa karya namun mood itu tak pernah tiba.
Tak ada jurus ampuh atau trik jitu dalam menulis. Kita hanya perlu berlatih dan banyak membaca untuk menghasilkan sebuah tulisan yang layak dibaca. Latihan menulisnya inilah yang membuat sebagian orang malas untuk memulainya.

Tentukanlah waktu yang tepat untuk mulai menulis. Jika perlu buatkanlah waktu khusus untuk menulis. Bagaimanapun juga keberhasilan seseorang diawali dengan langkah kecil namun dilakukan dengan penuh konsisten. Begitu juga dengan penulis maka jangan pernah tanyakan kapan saya harus menulis. Tapi menulislah sekarang juga! Jangan pernah menunda.  Jangan anggap remeh 1 detik!
Read more

Friday, May 13, 2016

5 Jenis Artikel Yang Harus Diketahui Penulis Artikel


Apakah Anda penulis artikel? Artikel merupakan tulisan yang ditulis tentang tema tertentu yang sifatnya aktual. Artikel ditulis untuk membantu para pembaca ketika membutuhkan informasi tentang tema tersebut. 
Menulis artikel adalah latihan untuk menulis sebuah buku. Dengan menulis artikel maka kemampuan menulis kita akan semakin terasah. Namun sebelum menulis artikel penulis harus memahami jenis artikel. Karena setiap artikel memiliki karakteristik dan ciri yang berbeda.  Apa saja jenis artikel?
Berikut adalah penjelasan 5 jenis artikel yang harus dipahami oleh penulis.
1.      Artikel deskriptif
Artikel jenis ini memberikan informasi tentang suatu permasalahan yang terjadi. Artikel ini akan menggambarkan bagaimana suatu peristiwa atau masalah terjadi. Sehingga mudah dipahami oleh  pembaca
2.      Artikel pemecahan masalah
Sesuai dengan namanya, artikel ini akan memaparkan tentang suatu permasalahan secara detail bagaimana, mengapa dan kapan masalah itu terjadi. Berikut solusi dan alternatif penyelesaian masalah tersebut
3.      Artikel eksplanatif
Artikel ini akan menjelaskan, mengkaji dan membahas suatu masalah atau peristiwa berdasarkan sudut pandang seseorang. Terutam sudut pandang si penulis artikel tersebut
4.      Artikel prediktif
Sesuai dengan katanya “prediktif” yaitu memperkirakan. Artikel ini membahas suatu permasalahan saat ini dan permasalahan yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Artikel ini tidak hanya menjelaskan prediksi pada masa yang akan datang namun memaparkan langkah-langkah apa saja yang harus kita lakukan untuk menghadapinya.
5.      Artikel persuasive
Artikel ini akan membujuk pembaca untuk melakukan sesutau. Tentunya hal yang positif. Artikel ini merupakan artikel yang lebih ke ajakan, bujukan, saran bagi   pembaca untuk melakukan atau menghindari sesuatu yang terkait dengan tema yang dibahas.
Buatlah artikel berdasarkan fungsi dan tujuannya. Jika kita akan melakukan promo maka tulislah artikel jenis persuasive. Penggunaan jenis artikel yang tidak tepat akan membuat pembaca bingung maksud yang disampaikan penulis.
Mulailah menulis artikel tentang tema yang kita sukai untuk membiasakan kita konsisten dalam menulis. Pelajari 5 jenis artikel diatas agar kita bisa menentukan jenis artikel apa yang sesuai dengan tulisan kita. Selamat menulis!


Read more

5 Alasan Memilih Penerbit Indie


Memiliki beberapa naskah dan ingin dibukukan. Namun tidak mau mengalami penolakan karena sebagian orang tidak ingin melewati fase itu. Penolakan dari beberapa penerbit, padahal kita sudah menulis dengan semaksimal mungkin.
Jangan khawatir,  ini bukan berarti tulisan kita tidak layak. Naskah yang ditolak penerbit tidak selalu “jelek” ada kemungkinan tidak sesuai dengan karakter penerbit. Atau karena tidak sesuai dengan target pembaca di penerbit tersebut. Maka jangan pernah putus asa jika ditolak
Banyak juga naskah keren yang mengalami beberapa penolakan. Ingat lho penilaian penerbit A dan penerbit B itu tidak sama. Jadi apa yang harus kita lakukan jika ingin naskah yang sudah kita tulis langsung dapat diterbitkan?
Solusinya adalah bekerja sama dengan penebit indie. Yuk, kita kenalan dengan penerbit indie.
Penerbit indie adalah penerbit yang mencetak buku tidak dalam jumlah banyak. Penerbit akan mencetak jika ada yang memesan buku tersebut (print on demand). Agar penjualan buku lebih banyak maka penerbit indie memanfaatkan penjualan buku secara online. Misalnya web, instagram atau facebook. Mereka pun bekerja sama dengan beberapa toko digital untuk memasarkan bukunya. Salah satu toko digital yang sudah dikenl adalah Rasibook. Berikut adalah 5 alasan penulis memilih penulis indie
1.      Penulis indie tidak menolak naskah
Selama naskah tersebut tidak mengandung SARA dan Pornografi maka penerbit indie tidak menolak naskah tersebut
2.      Alternatif bagi penulis yang ingin menerbitkan karyanya dengan cepat
Penulis bisa kapan saja menerbitkan naskahnya dan prosesnya  tidak lama. Sebulan setelah naskah dikirimkan tidak menutup kemungkinan bisa menjadi sebuah buku cantik
3.      Tidak harus melewati seleksi ketat
Seleksi naskah di penerbit indie tidak seketat penerbit mayor. Maka banyak penulis yang tidak lolos di meja penerbit mayor bekerja sama dengan penerbit indie
4.      Kekuatan di tangan penulis
Penulis yang memiliki kekuatan untuk mengatur kapan buku tersebut terbit. Yang harus dilakukan penulis adalah menyiapkan sejumlah dana untuk proses penerbitan buku tersebut dan membantu promosi setelah naskah menjadi buku.
Punya novel atau naskah menarik dan ingin diterbitkan tanpa menunggu antrian. Mari, kerja sama dengan penerbit indie!


Read more