Masih seputar kiat
atau tips menulis buku. Kali ini tentang kiat menulis buku islami. Berdakwah
tidak harus di mimbar kita bisa berdakwah lewat tulisan. Tentunya dengan
menulis buku islami.
Bagi penulis yang
memiliki latar belakang pendidikan agama atau aktif dalam kegiatan yang
bersifat keagamaan menulis buku Islami dapat dijadikan pilihan. Apalagi jika
berada dalam lingkungan pesantren atau
dekat dengan para ulama. Kesempatan ini bisa dijadikan sebagai ide untuk
menulis sebuah buku islami. Asal mau mulai untuk menulisnya.
Banyak sekali tema
islami yang bisa kita angkat menjadi sebuah buku. Mulai dari sejarah kehidupan
Rasul dan sahabat-sahabatnya, tentang tauhid, fikih, muamalah hingga tafsir
Al-Qur’an. Referensinya pun cukup banyak bahkan kita bisa menggandeng ustadz
atau ustadzah dalam proses penulisan untuk lebih meyakinkan tulisan kita.
Untuk menulis buku
islami kita harus mengekspor tema menarik yang akan diangkat. Karena banyak
sekali tema islami. Carilah tema yang banyak dicari pembaca atau tema yang sedang
fenomenal saat ini.
Setelah menemukan
tema kita buat judul yang menarik. Judul yang menarik dengan kata-kata singkat,
unik dan mudah diingat. Judul ini menjadi daya tarik para pembaca.
Selanjutnya adalah
membuat outline. Membuat outline sangat penting dalam menyusun buku agar
pembahasan kita lebih fokus pada tema. Dalam outline berisi tentang pemafaran
tema yang akan disampaikan, pembahasan, permasalahan dan solusi secara islami.
Disusun secara sistematik sehingga mudah dimengerti.
Setelah outline
tersusun, referensi lengkap dan nara sumber
sudah siap. Maka langkah selanjutnya adalah mulai menulis dengan tema
yang sudah kita susun. Jangan lupa menjadikan AL-Qur’an , hadist, ijma, qiyas
dan sejarah nabi sebagai sandaran utama dalam menulis buku Islami.
Pendapat beberapa
ulama sangat kita butuhkan dalam penyusunan buku Islami. Komunikasi kita dengan
para ulama inilah yang akan memberikan beragam ide untuk tulisan kita. Bahkan
menjadi ilmu baru bagi kita. Tak ada yang tak mungkin selama kita mau mencoba
dan memulainya. Jangan menunggu menjadi ulama untuk menuliskan buku Islami.
Tapi tanyalah ulama dan bacalah buku islami untuk membuat karya yang
bernafaskan Islam.
0 comments